Saat kamu down dan merasa melakukan kesalahan, itu normal. Seseorang yang tidak pernah melakukan kesalahan adalah manusia yang tidak pernah mencoba hal yang baru. Manusia juga bisa melalakukan kesalahan bukan? Karena kesempurnaan hanyalah milik Tuhan.
"Apa gunanya nangis waktu kamu terjatuh? Menangis nggak akan merubah apa-apa bukan?" Ya, memang. Tetapi (menurutku pribadi) dengan menangis rasa sesal dapat berkurang dan entah mengapa air mata ikut menjadi semangat untuk mencoba bangkit ke depannya. Sebuah titik tolak untuk memperbaiki diri, bukannya sesuatu yang tidak berguna walaupun menurut banyak orang tangis merupakan suatu 'lambang' kelemahan dan ke-mudah putus asa-an. But one person's perspective is different with the other. Dan menurutku air mata bukan merupakan sesuatu yang 'tabu' dan terkesan seperti dihindari. Honestly, tears makes me feel better, and I don't care what people says about it :)
Sahabat dan keluarga. Orang-orang yang selalu ada disaat kamu membutuhkan mereka. Orang-orang yang selalu mencoba membuatmu tersenyum kembali disaat kamu terjatuh, tersandung, bahkan tersungkur mereka selalu ada untukmu. Jangan pernah sia-siakan mereka. Jadilah sahabat dan keluarga yang baik seperti apa yang telah mereka lakukan padamu. Jangan pernah kecewakan mereka, tetaplah di sisi mereka. Cause that's what best friends and family are supposed to be, right?
Ya, mungkin ini baru segelintir pelajaran hidup yang aku dapatkan. Masih banyak pelajaran hidup lain yang belum aku rasakan dan belum dapat memetik hikmahnya. Terima kasih Tuhan atas petunjuk dan jalan-Mu sehingga aku dapat belajar dari pengalamanku ini ({})
Labels: life lessons



