Jarak itu makin mendekat. Ya, aku tau. Kamu diterima. Namamu ada di 5 teratas. Aku tersadar selama ini aku hidup dalam bayang2mu. Ya, kamu. Yang sudah lebih dari setahun lost contact. Ya, kamu yang seharusnya menjadi masa laluku. Ya, kamu yang selalu menjadi bayang semu. Ya, kamu yang selalu menjadi pangeran dalam mimpiku. Bahkan disaat ada pangeran lain yang datang, entah mengapa bayangmu selalu menghantuiku.
Ya, aku memang bodoh selalu memikirkan suatu bayang yang dapat menjadi tembok pemisah. Aku memang bodoh berusaha untuk menggapai sesuatu yang belum tentu dapat diraih.
Ya, sebut saja aku naif. Tetapi aku tidak dapat hidup dalam bayang-bayangmu. Walaupun, dengan bodohnya, aku tidak berhenti berharap, tetapi aku sadar, semuanya percuma. Walaupun masih terdapat setitik kata "mungkin", aku tidak dapat menggantungkan segalanya pada "mungkin" itu.
Selamat tinggal behelboy. Ya, kamu masih kuingat sebagai kenangan, masa lalu. Bahkan nomor handphone mu pun telah lenyap beserta handphone ku yang hilang setahun lalu. Seharusnya bayangmu juga lenyap dari hidupku, hel. I have to rebuild my life. Thanks and goodbye behelboy...
Labels: private



